Batch / Album Upload Hadir di TERGURUH MASTERLAB — September Update

TERGURUH MASTERLAB September Update: Batch / Album Upload untuk Workflow Multi-Track


Mastering satu lagu dan mengerjakan beberapa track dalam satu project adalah dua workflow yang berbeda.

Ketika mengerjakan EP, album, compilation, atau beberapa lagu sekaligus, membuka file satu per satu dapat membuat workflow terasa lebih panjang. Karena itu, September Update TERGURUH MASTERLAB menghadirkan Batch / Album Mastering Workspace untuk membantu mengelola banyak track dalam satu tempat.

Sekarang pengguna dapat membuka Batch / Album, menambahkan beberapa file audio sekaligus, melihat daftar track, durasi dan format file, kemudian memilih track yang ingin diteruskan ke workflow mastering. 

Upload Banyak Track Sekaligus

Batch workspace dibuat untuk project yang memiliki lebih dari satu lagu.

Alih-alih memasukkan track satu per satu dari awal, pengguna dapat memilih beberapa file audio sekaligus melalui Add Multiple Tracks.

TERGURUH MASTERLAB menerima berbagai format audio pada batch workspace, termasuk WAV, MP3, M4A, AAC, AIFF, FLAC, OGG, Opus, dan CAF

Setelah file dimasukkan, setiap track akan muncul di dalam queue sehingga project lebih mudah dilihat sebagai satu kesatuan.

Track Queue yang Lebih Terorganisir

Setiap track di Batch / Album Workspace memiliki informasi dasar yang dibutuhkan sebelum proses mastering.

Pengguna dapat melihat nomor urutan, nama track, durasi, format, status, dan action untuk masing-masing lagu. Workspace juga menampilkan ringkasan jumlah track, total durasi, jumlah track yang siap, dan track yang sedang dipilih.

Track dalam queue dapat:

  • dinaikkan atau diturunkan urutannya,
  • dipilih sebagai track aktif,
  • dihapus dari batch,
  • dan dikelola tanpa harus menghapus seluruh session.

Kontrol tersebut sudah terhubung langsung pada setiap baris track di Batch Workspace

Dari Batch Workspace ke Master Engine

Batch / Album bukan engine mastering yang terpisah.

Tujuannya adalah membuat tahap upload dan pengelolaan multi-track lebih terstruktur sebelum sebuah track diteruskan ke workflow TERGURUH MASTERLAB.

Setelah memilih track, workflow utama tetap mengikuti proses:

Load Audio → Analyze → Smart Master → Fine Tune → Before / After → Release QC → Export Master.

Dengan model ini, pengguna tetap mendapatkan workflow mastering yang sama, tetapi sekarang jauh lebih nyaman ketika bekerja dengan banyak lagu.

Local DSP dan Privacy

TERGURUH MASTERLAB tetap mempertahankan pendekatan LOCAL DSP dengan indikator NO AUDIO UPLOAD pada interface.

Artinya, desain aplikasinya tetap berfokus pada pemrosesan audio lokal di browser, bukan menjadikan Batch / Album sebagai layanan upload cloud baru.

Ini penting untuk mempertahankan konsep awal MASTERLAB: membuka tool, memasukkan audio, melakukan analisis dan mastering, kemudian mengekspor hasil dari workflow yang sama.

Apa yang Belum Diaktifkan?

Pada September Update ini, mode INDIVIDUAL MASTER sudah tersedia di Batch Workspace.

Sementara itu, opsi ALBUM CONSISTENT MASTER masih ditampilkan sebagai opsi yang belum aktif. Jadi update ini difokuskan lebih dulu pada fondasi multi-track upload, batch organization, queue management, dan pemilihan track untuk mastering.

Pendekatan ini membuat perkembangan fitur album tetap jelas tanpa menyebut kemampuan yang belum tersedia sebagai fitur aktif.

More Tracks. Cleaner Workflow.

September Update adalah langkah berikutnya untuk membuat TERGURUH MASTERLAB lebih nyaman digunakan bukan hanya untuk single, tetapi juga untuk project dengan banyak track.

Upload beberapa lagu.
Susun queue.
Pilih track.
Master.
Compare.
Release.

TERGURUH MASTERLAB
ANALYZE • MASTER • RELEASE

👉 Try TERGURUH MASTERLAB:

https://guruhsuryaanggara.blogspot.com/p/terguruh-masterlab_02130067162.html

#TERGURUHMASTERLAB #SeptemberUpdate #BatchMastering #AlbumMastering #AudioMastering #MusicProduction #MusicProducer #MasteringEngineer #IndieArtist #WebAudio

Komentar

Postingan Populer